Ceritaku13 Oktober 2026

Tentang Pendidikan, Proses Mengenal Diri, dan Makna Menjadi Guru

0 views· 0 tanggapan

Bagi saya, pendidikan bukan sekedar mempelajari apa yang ada di dalam kelas, nilai yang diperoleh, atau seberapa cepat seseorang memahami materi. Pendidikan juga merupakan proses mengenal diri, belajar menghadapi kesulitan, dan menemukan potensi yang mungkin selama ini belum disadari. Pandangan tersebut semakin bermakna bagi saya ketika menjalani sebagai calon guru Bimbingan dan Konseling (BK). Saya mulai memahami bahwa setiap peserta didik yang datang ke sekolah memiliki cerita yang berbeda. Ada yang terlihat percaya diri, ada yang pendiam, ada yang mudah bergaul, dan ada pula yang sedang berusaha memahami perasaan serta kesulitan yang sedang dihadapinya. Di balik perilaku yang terlihat, selalu ada hal yang perlu dipahami sebelum kita memberikan penilaian.

Pengalaman terlibat dalam kegiatan di sekolah juga mengajarkan saya bahwa menjadi pendidik tidak cukup dengan menyampaikan materi. Seorang guru perlu belajar mendengarkan, membangun hubungan yang positif, serta menciptakan suasana yang membuat peserta didik merasa aman untuk berkembang. Terkadang, hal sederhana seperti memberikan kesempatan untuk berbicara, menghargai pendapat, atau tidak terburu-buru menyalahkan dapat memberikan makna tersendiri bagai seorang anak. Perjalanan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga menjadi salah satu ruang bagi saya untuk terus merefleksikan hal tersebut. Proses belajar, menyusun perangkat layanan, melaksanakan praktik layanan, dan mengevaluasi pengalaman memberikan pemahaman bahwa menjadi guru adalah proses yang terus berlangsung. Ada hal-hal yang sudah berjalan baik, tetapi ada pula yang masih harus diperbaiki. Saya belajar bahwa kekurangan bukan alasan untuk berhenti, melainkan kesempatan untuk mencari cara yang tepat dalam mendampingi peserta didik. Sebagai calon guru BK saya ingin memandang peserta didik bukan sekedar individu yang harus selalu diarahkan, melainkan sebagai pribadi yang memiliki potensi untuk mengenali dirinya dan dapat mengambil keputusan secara bertanggung jawab atas segala pilihannya. Peran guru BK bukan hanya untuk menyelesaikan seluruh persoalan peserta didik, tetapi membantu mereka menemukan pemahaman, pilihan, dan kekuatan yang dapat digunakan untuk menghadapi persoalannya.

Tanggapan (0)

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.

Tulis Tanggapan

Tanggapan Anda akan ditinjau oleh guru sebelum tampil publik.